Selasa, 29 Mei 2018

Resensi "The Long Journey"


Perjalanan Cinta Dua Negara Reyna dan Hoshi

Judul Buku       : The Long Journey
Pengarang         : Tanya Wu
Penerbit           : Hi-Fest Publishing
Tahun Terbit     : 2012
Jenis Buku        : Fiksi
Tebal                :X+110 halaman
Harga               : Rp 28.000,- ( pada saat buku                            ini dibeli )
ISBN                : 978-602-8538-28-2





        The long journey adalah novel romantis karya Tanya Wu. Novel ini mengisahkan tentang perjalanan cinta dua Negara Indonesia-Jepang, antara Reyna dan Hoshi yang penuh dengan dilema.
        Kisah mereka bermula ketika seorang pemuda asal Jepang bernama Hoshi Yamada, datang ke Bukit Tinggi untuk mencari keluarga dari neneknya yang masih hidup di Indonesia. Dalam pencariannya, Hoshi ditemani oleh seorang tour guide bernama Reyna. Sebenarnya, Reyna enggan menemani Hoshi. Keluarganya sangat membenci orang Jepang karena mereka telah membunuh kakeknya pada saat masa penjajahan Jepang. Namun, Reyna terpaksa melakukan tugasnya dan dimulailah perjalanan mereka di Bukit Tinggi.
Dengan hanya berbekal secarik kertas bertuliskan " Kediaman Syamsul Rizal " dalam aksara Katakana (huruf Jepang), Hoshi dan Reyna berkeliling Bukit Tinggi. Dalam perjalanannya, Hoshi mulai menceritakan tentang niatnya datang ke Bukit Tinggi untuk mencari keluarganya. Ia juga bercerita mengenai keluarganya di Jepang yang hanya tersisa kakeknya. Perjalanan tersebut membuat mereka semakin dekat. Selain itu, Hoshi yang jatuh cinta pada pandangan pertama kepada Reyna, selalu memperlakukan gadis dingin itu dengan manis. Hal tersebut membuat Reyna tersipu dan benih cinta mulai tumbuh di dalam hatinya.
Namun, cinta mereka harus diuji tatkala mereka akhirnya bertemu seorang wanita tua yang mengenal kakek Hoshi. Wanita itu mengatakan bahwa Kakeknya Hoshi yang bernama Hiroshi Yamada adalah pengkhianat. Pada saat masa penjajahan jepang dulu, Hiroshi telah membunuh istrinya sendiri dan sahabatnya, yaitu Rahardi yang merupakan kakeknya Reyna. Mengetahui hal itu, Reyna pun memutuskan hubungan yang dianggapnya terlarang itu dan mereka kembali ke Pekanbaru.
 Hoshi yang terlanjur mencintai Reyna, menghampiri rumah Reyna dan berusaha meyakinkan kekasihnya. Namun, ayah Reyna tidak mau anaknya berhubungan dengan cucu seorang pembunuh dan Hoshi pun kembali ke Jepang.
Setahun kemudian, Reyna diundang oleh kakek Hoshi untuk datang ke Osaka. Di sana, kakek hoshi menjelaskan bahwa yang membunuh istrinya dan keluarga Reyna adalah para tentara Jepang. Ia sendiri tidak mengetahui itu karena ia dan putranya dipulangkan ke Jepang dengan kondisi kehilangan kedua kakinya. Penjelasan dari kakek Hoshi membuat Reyna menyadari kesalahfahamannya selama ini. Setibanya di Indonesia, Reyna langsung mengambil beasiswa kuliah postdegree di Tokyo University, tempat Hoshi kuliah sekarang. Reyna bertekad untuk menemui Hoshi dan memperjuangkan cintanya kembali.
        Menurut saya, dengan jumlah halamannya yang cukup sedikit, novel ini sangat ringan untuk dibaca. Selain itu, bahasa yang digunakan penulis juga sangat mudah dimengerti. Isi ceritanya begitu menarik, karena menceritakan kisah cinta antara dua negara, yaitu Indonesia dan Jepang. Pada beberapa bagian juga bisa ditemukan beberapa kalimat dalam bahasa Jepang yang disertai dengan cara membaca dan terjemahannya.
"はい. わたしは Hoshi Yamada です. どうぞよろしく. (Hai. Watashi wa Hoshi Yamada desu. Doozo yoroshiku, Ya, saya Hoshi Yamada, senang berkenalan dengan kamu)." — ( Halaman 7 )
Selain itu, novel ini juga membuat kita serasa dibawa ke Bukit Tinggi, karena pada beberapa halaman diselingi percakapan dengan dialek Minang yang kental.
" Diak (panggilan untuk adik dalam Bahasa Minang), kami indak tau alamek tu lai doh. Alamek tu yang joleh setek. Jalan a, nomor bara. Iko indak, eumoh Syamsul Rizal. Bukan kami indak mau bantu, Diak, tapi kami memang indak tau lai. Cubo Diak tanya jo samo orang-orang gaek,"  — ( Halaman 49 )
Tak hanya diselingi komedi, novel ini juga yang sanggup membuat pembaca tersenyum-senyum sendiri dengan keromantisan Hoshi kepada Reyna.
" Kamu tahu, selama dua hari ini, hal utama yang ada di kepala saya hanya kamu, selain keinginan besarku untuk bertemu dengan keluargaku yang lain. Jadi aku mohon Reyna, jangan membuat saya bingung dan harus bohong dengan perasaan saya. Saya belum pernah merasa seperti ini terhadap wanita manapun sebelumnya. Selama ini saya hanya terus sibuk mengurusi bisnis yang ditinggalkan Ootosan, dan merawat Kakek saja. Maka, begitu bertemu denganmu pertama kali di bandara, saya langsung yakin tentangmu. 大好きだ (Daisuki da, Aku sangat suka padamu)." — ( Halaman 44 )
        Walau memiliki banyak kelebihan, novel ini juga tak luput dari kekurangan. Menurut saya, dari segi konflik sudah bagus, hanya saja latar belakang dan masa lalu keluarga dari tokoh Reyna dan Hoshi terkesan agak dipaksakan agar memiliki kaitan. Walau cerita berakhir bahagia, namun akhir ceritanya masih terasa menggantung. Di dalam novel ini tidak dijelaskan bagaimana hubungan Reyna dan Hoshi berlanjut.
        Meski begitu, secara keseluruhan novel ini sangat bagus dan bisa menjadi pelepas stress. Novel ini juga sangat cocok untuk para penggemar novel romantis, khususnya yang berbau Jepang.
























Biodata penulis resensi
Nama Lahir               : Fivi Erviyanti
Nama Panggilan         : Fivi
Tempat, Tanggal Lahir : Malang, 19 Mei 2001
Jenis Kelamin             : Perempuan
Asal Sekolah              : SMA Negeri 1 Kepanjen  

Resesnsi "Misteri Benang Merah Kejahatan"


Temukan Benang Merahnya dan Kau Akan Mengetahui Kebenarannya

Judul Buku              : Misteri Benang Merah Kejahatan
Penulis                    : Sir Arthur Conan Doyle
Penerbit                 : Penerbit Indoliterasi
Kota Terbit             : Yogyakarta
Tahun Terbit           : 2013
Jumlah Halaman     : 199
Penerjemah            : Sutrisno
ISBN                       : 978-602-7900-78-3
Genre                     : Fiksi
Harga                     : Rp 25.000,-




          Novel Benang Merah Kejahatan merupakan novel terjemahan dari novel karangan Sir Arthur Conan Doyle dengan judul ’A Study in Scarlet’.Penulis fiksi berkebangsaan Inggris ini selalu membuat karya karya yang menarik dan telah meraih dua penghargaan di British Academy of Film and Television Arts (BAFTA) 2011 sebagai novel yang sering diadaptasi ke dalam film dan serial televisi.Sir Arthur Conan Doyle merupakan mantan dokter dan akhirnya memutuskan untuk menjadi seorang penulis novel.Conan Doyle menjadi tokoh inspirasi dalam serial manga yakni tokoh Conan Edogawa.Meskipun beliau sudah tiada,namun karya karyanya masih diingat seluruh dunia.
          Cerita berawal dari pertemuan mantan asisten dokter bedah tentara angkatan darat yang bernama John Watson dengan seorang pria bernama Sherlock Holmes. Mereka bersepakat untuk berbagi apartemen di Jl. Baker 221 B,Kota London. Sherlock Holmes menekuni sebuah profesi yang tidak umum,dia sering melakukan percobaan di laboratorium dan melakukan berbagai percobaan yang tidak biasa kepada tubuhnya. Hal ini membuat Watson menjadi penasaran dan membuatnya terdorong untuk menyelidikinya.Ternyata, Sherlock Holmes adalah seorang detektif konsultan rahasia dengan metode observasi dan ilmu deduksi yang luar biasa.
          Suatu ketika, terjadi pembunuhan di rumah kosong dekat taman Laurinstons, Jl Brixton. Sebuah mayat laki laki ditemukan memiliki kartu nama bertuliskan Enoch J. Drebber,Cleveland,Ohio,Amerika Serikat.Hanya ditemukan noda darah di dinding bertuliskan RACHE, namun tidak ditemukan luka. Polisi bernama John Rance meminta bantuan Sherlock Holmes untuk turut melakukan penyelidikan. Selain itu, dua detektif bernama Lestrade dan Gregson juga turut andil dalam penyelidikan. Namun, mereka menemukan bukti yang berbeda beda dan menuju pada penyelidikan yang berbeda.
          Setelah melakukan penyelidikan dan observasi,Holmes menemukan bahwa pembunuhnya adalah seorang pria berumur sekitar 40 tahun dengan tinggi 180 cm. Pendapat tersebut dibuktikan dengan pernyataan John Rance bahwa di malam sebelum terjadi pembunuhan ia bertemu dengan seorang pria mabuk yang ditolongnya di daerah sekitar tempat tersebut dan sangat mirip dengan ciri yang disebutkan Holmes.
Akhirnya,Holmes menemukan pria tersebut dengan bantuan Watson. Pria tersebut bernama Jefferson Hope. Holmes menangkapnya saat dia menyamar sebagai kusir kuda. Jefferson Hope sempat melarikan diri , namun akhirnya tertangkap dan menceritakan kisah sedih di balik motifnya.
          Dalam novel karangan Doyle ini, membawa pembaca seakan akan ikut berpetualang di dalam cerita.Kisah penelusuran benang merah kejahatan yang disuguhkan membuat pembaca merasa penasaran dengan kebenaran di balik motif pembunuhan. Kejeniusan Sherlock Holmes dalam memaparkan deduksinya membuat pembaca terkagum kagum. Seperti pada kutipan percakapan Sherlock Holmes kepada Lestrade dan Gregson, “Ada pembunuhan yang telah dilakukan,dan pembunuh itu seorang laki laki. Ia memiliki tinggi badan lebih dari enam kaki, dalam usia yang sebaik baiknya, memiliki kaki kecil untuk badannya yang tinggi, memakai sepatu boot berujung persegi dan merokok Trichinopoly. Ia datang ke sini dengan korbannya naik taksi kereta beroda empat,yang ditarik oleh seekor kuda yang mengenakan tiga tapal kuda lama dan satu tapal kuda baru di satu kaki depannya.Dalam semua kemungkinan, si pembunuh memiliki wajah kemerahan dan jari jari tangan kanannya sangat panjang.Ini hanya beberapa petunjuk,tetapi mungkin bisa membantu kalian.”
          Pada novel ini banyak ditemukan kesalahan dalam penulisan tanda baca. Misalnya pada kutipan yang ada di dalam novel, yaitu  ,,Apa saja pekerjaanmu,Watson?,, .Selain itu, Karena novel ini merupakan novel terjemahan , terdapat kata sulit yang tidak mudah untuk dipahami , misalnya pada kutipan “Setiap kali aku menutup mata , aku melihat raut muka korban pembunuhan itu seperti raut muka babon yang terdistorsi.” Hal ini dapat membuat pembaca merasa kebingungan dengan maksud dari kalimat yang disebutkan.
          Novel ini sangat cocok bagi pembaca yang menyukai hal hal berbau detektif. Banyak pelajaran dan nilai nilai kehidupan yang diperoleh setelah membaca novel ini.Membaca Novel karangan Sir Arthur Conan Doylen ini dapat melatih logika dan pemahaman mengenai hal hal yang berhubungan dengan ilmiah karena disuguhkan beberapa penjelasan menggunakan istilah kimia yang makin menambah pengetahuan pembaca.




















Penulis Resensi :
Nama               : Fika Hartanti
No. / Kelas      : 15 / XI MIA 2
Sekolah           : SMAN 1 Kepanjen

Resensi "The Amazing Winner"


Ayo Sukses Bareng!
Judul Buku      : The Amazing Winner
Penulis             : Erni Julia Kok
Penerbit           : PT.Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit    : 2014
Tebal Buku      : 128 halaman
Genre              : Non-Fiksi
ISBN               : 978-602-03-0219-5
Harga              : Rp 10.000,-
Kota Terbit      : Jakarta


            Erni Julia Kok, SE, MM, adalah Advanced NLP Coach & Master Trainer of NLP bersertifikasi internasional. Dia berpengalaman luas di banyak  bidang bisnis, antara lain industri pariwisata, hospitality, perdagangan internasional, IT, multi services, distributor, dan manufacturing. Lebih dari 20 tahun dia berkarier di beberapa perusahaan multinasional dengan jabatan terakhir Commercial Director INEOS Group, sebuah perusahaan multinasional yang beroperasi di lima benua. Selain itu ia juga giat menulis buku-buku yang telah banyak menginspirasi dan memotivasi banyak orang.
            Pada bab I buku ini, menceritakan tentang fabel kelinci dan kura-kura yang berlomba lari. Pada bab-bab selanjutnya berisi kalimat-kalimat yang memotivasi, seperti cara agar menuju kesuksesan. “Keyakinan kita menentukan tingkat kesuksesan kita. Setiap orang harus percaya dan yakin pada kemampuan dirinya untuk mencapai tujuan. Namun, pada saat yang sama Anda dan saya juga menyaksikan banyak sekali kasus ketika orang lain atau bahkan kita sendiri tidak selalu mencapai semua tujuan,” demikian kutipan kalimat-kalimat motivasi dari Erni Julia Kok.
            Keunggulan dari buku ini adalah dapat memotivasi banyak orang. Selain itu buku ini menarik untuk dibaca dari semua usia dan golongan untuk mencapai kesuksesan di masa yang akan datang. Buku ini juga memudahkan para pembaca untuk memahami buku, karena bahasa-bahasa yang kurang familiar di telinga kita dijelaskan artinya. Misalnya “Banyak orang hidup berkelimpahan materi tapi sering marah-marah, tidak knowledgeable (pengetahuan tidak termutakhirkan), dan berkeluh kesah.” Pada kalimat tersebut dijelaskan arti dari knowledgeable yaitu pengetahuan tidak termutakhirkan.
            Namun, buku ini kurang memanjakan mata pembaca dikarenakan sedikitnya ilustrasi gambar. Hal ini dibuktikan dari halaman pertama sampai akhir tidak ditambahkan gambar ilustrasi
            Dilihat dari keseluruhan, buku ini sangat disarankan untuk dibaca. Hal ini dikarenakan buku ini dapat membuat kita termotivasi untuk mencapai kesuksesan. Namun, tidak semua pembaca dapat menikmati buku iini dikarenakan kurangnya gambar ilustrasi.

























Penulis Resensi :
Nama               : Faizal Basri
No. / Kelas      : 14 / XI MIA 2
Sekolah           : SMAN 1 Kepanjen

Resensi "The Death Cure"


Sebuah Kejutan yang Mengobati Hati Thomas

Judul Buku                  : The Death Cure
Pengarang                   : James Dansher
ISBN                           : 978 – 979 – 433 – 849 - 0
Penerbit                       : Mizan Fantasi
Penerjemah                  : Yunita Chandra
Tahun Terbit                : 2011
Penyunting                  : Dhewiberta
Ilustrasi Isi                  : Anisa Meilasyari
Jumlah Halaman          : 436
Genre                          : Action – Fantasi – Romance


            James Dansher adalah seorang penulis yang lahir di Austell, Georgia pada tanggal 26 November 1972 dan memiliki nama lengkap James Smith Dansher. Salah satu karyanya adalah The Death Cure dan telah diangkat ke layer lebar tahun ini dan telah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dengan judul yang sama oleh Yunita Chandra

            Dalam resensi kali ini, penulis memilih novel The Death Cure karena isinya yang menarik dan merupakan seri terakhir dari trilogi The Maze Runner. Hal ini membuat pembaca menjadi penasaran dengan bagaimana dari akhir cerita trilogi tersebut.
            Di seri terakhir ini berisi bagaimana keadaan dalam Wicked semakin tidak terkendali. Penculikan manusia kebal terjadi dimana – mana dan Wicked semakin gencar untuk menjadikan Thomas sebagai buronan. Thomas tidak tinggal diam, dia semakin gencar untuk mencari cara membebaskan teman – temannya dan menghancurkan Wicked. Di tengah – tengah kerja keras dan usahanya, Thomas justru menghadapi kejadian yang tidak terduga dalam hidupnya. Dimana dia bias melihat dan bertemu dengan kawan lamanya yang ia bahkan tidak menyangka mereka bisa bertemu kembali. Dan selain bertemu dengan kawan lama, Thomas juga bertemu dengan perempuan yang hingga saat ini pun masih bisa membuat jantungnya berdetak berkali – kali lipat. Dua pertemuan itu bagaikan sebuah obat yang sangat sulit ditemukan dan merupakan satu – satunya obat yang dapat menyembuhkan hati Thomas. Perjuangnnya tidak sia – sia, Kota Denver berhasil ia lumpuhkan, ia bertemu dengan kawan lamanya, bertemu dengan cinta sejatinya, dan membebaskan teman – temannya yang diculik oleh Wicked. Namun takkdir memang tidak mempersatukan Thomas dengan cinta sejatinya, perempuan itu terjatuh dan menghantam puing bangunan saat hendak naik ke pesawat untuk pulang bersama Thomas.
            Akhir yang tidak terduga dan akur cerita yang tidak monoton serta tidak bisa ditebak membuat banyak orang menyukai karya ini. Juga begitu banyak pesan yang dapat kita ambil seperti kesetia kawanan, kerja keras, pantang menyerah, dan masih banyak lagi. Penulis juga menyukai bagaimana nobel ini bisa membawa pembaca pada imajinasi yang tidak bisa ditemukan dalam novel manapun. Semua dikemas dengan begitu baik dalam satu paket novel.
            Namun, sesempurna apapun suatu karya tetaplah memiliki kekurangan. Contohnya saja novel ini tidak cocok untuk dibaca anak di bawah umur karena banyak sekali kata – kata umpatan yang tidak sepantasnya dibaca atau didengar oleh anak di bawah umur. Dan menurut saya, karena ini novel terjemahan jadi isi nya juga menjadi kurang mengena tidak bisa seperti novel aslinya.
            Jadi, menurut penulis novel ini sangat dianjurkan untuk dibaca karena isinya yang sangat menarik dan tidak seperti novel pada umumnya yang isinya dapat ditebak. Namun, pembaca haruslah membaca novel ini saat sudah cukup umur karena banyak kata umpatan yang terdapat dalam novel ini. Banyaknya pesan moral yang terkandung semakin membuat novel ini sangat layak dikonsumsi sebagai bacaan untuk mengisi waktu anda. 














Penulis Resensi :
Nama               : Emalia Jihan Fakhrunisa
No. / Kelas      : 13 / XI MIA 2
Sekolah           : SMAN 1 Kepanjen

Resensi "Jomblo Guidebook"

Jomblo Itu Sendiri

Judul Buku      : Jomblo Guidebook
Penulis         : Edho Zell feat. V. J. Heru
Penyunting      : Kafisilly
Penyelaras Akhir: Andri Agus Fabianto
Penata Letak    : Kicky
Pendesain Sampul: Deff Lesmawan
Ilustrator      : Deddy Dwi dan Kicky
Penerbit        : Loveable
Tahun Terbit    : 2015
Tempat Terbit   : Jakarta
Cetakan         : Cetakan Pertama
Tebal Buku      : 204 halaman, 13 x 19 cm
ISBN            : 978-602-72905-6-3
Genre           : Fiksi-humor

Edho Zell adalah salah satu Youtubers. Ia lahir di Jakarta pada tanggal 10 Juli 1991 (26 tahun). Ia mulai berkarir sejak tahun 2010. Ia juga pernah menjadi salah satu nominasi di Indonesia KCA untuk Selebgram Favorit. Selain menjadi Youtubers, ia juga menulis buku yang berjudul Jomblo Guidebook.
Jomblo Guidebook adalah buku karya Edho Zell yang merupakan bentuk lain dari karya-karyanya di Youtube. Melalui buku ini, ia ingin karyanya lebih dikenal di kalangan masyarakat.
Buku ini ditujukan untuk para jomblo sebagai buku pegangan. Buku ini terdiri dari empat bab. Bab yang pertama berjudul ‘Area Jomblo’. Pada bab ini berisi tentang segala sesuatu yang berkaitan tentang jomblo dari tipe-tipe jomblo, trik jomblo untuk kenalan, cara mendapatkan cewek atau cowok sebelum Valentine, dan kisah-kisah lucu tentang jomblo yang berjudul ‘Asyik Sendiri’, ‘Wifi Mengubah Segalanya’, dan ‘Naksir Orang Gak Dikenal’.
Bab kedua berjudul ‘Pacaran’. Pada bab ini, ada satu kisah yang berjudul ‘Ada Apa Dengan Cinta’ yang menceritakan kisah lucu Cinta Uya Kuya. Kemudian bab ketiga yang berjudul ‘Random’. Pada bab ini terdapat beberapa judul cerita, yaitu ‘Tipe-Tipe Teman saat Ulangan / Ujian’, ‘Tipe-Tipe Orang saat April Mop’, Tipe-Tipe Peserta X-Factor Indonesia’, ‘Gue Mah Gitu Orangnya’, ‘Disitu Kadang Gue Ngerasa Sedih’, ‘Gue Tuh Gak Bisa Diginiin’, dan ‘Something di Bulan Puasa’.
Bab yang terakhir adalah ‘Bonus’. Bab ini berisi ‘Misteri Terbesar Abad Ini’ yaitu game tebak gambar yang berkaitan dengan kehidupan cinta para remaja masa kini. Kemudian juga ada percakapan anak-anak gaul tapi yang salah.
Buku ini merupakan buku yang bagus dan sangat menarik untuk dibaca. Edho Zell berhasil membuat pembaca terhibur dengan cerita-cerita lucu yang disajikan dengan banyak gambar sehingga pembaca tidak merasa bosan. Isi ceritanya sangat menghibur dengan bahasa yang ringan dan mudah dipahami oleh pembaca karena bahasa yang dipakai ialah bahasa sehari-hari. Selain itu, design dari sampulnya cukup menarik dengan warna yang menarik dan kertas yang tebal.
Akan tetapi, bahasa yang digunakan dalam buku ini adalah bahasa gaul yang kurang cocok untuk kalangan anak-anak dan orang tua. Kemudian ada beberapa gambar dan bahasa yang sedikit vulgar yang kurang cocok untuk anak-anak.
Buku Jomblo Guidebook sangat cocok untuk kalangan remaja, khususnya para jomblo atau yang belum punya pasangan, karena kisah-kisah dalam buku ini mampu mewakili perasaan mereka. Dengan membaca buku ini, para jomblo akan termotivasi untuk terus semangat dalam menjalani hidupnya.












Penulis Resensi :

Nama            : Dimas Agung Gumelar

No. / Kelas     : 12 / XI MIA 2
Sekolah         : SMAN 1 Kepanjen

Resensi "Hendrick"


Si Manja dengan Kisah Hidup yang Mengenaskan


A.   Judul        : Hendrick
B.  Penulis      : Risa Saraswati
C.  Penerbit     : Bukune
D.  Terbit       : Cetakan kedua, April 2017
E.  Kota Terbit  : Jakarta
F.  Tebal        : VII+248 halaman
G.  Genre        : Horor
H.  ISBN         : 978-602-220-201-1
I.  Harga        : Rp 50.000


Risa Saraswati merupakan salah satu dari sekian banyak orang yang diberi kelebihan untuk bisa melihat dan berkomunikasi dengan dunia yang tak terlihat oleh manusia biasa. Seperti biasanya, buku yang ditulis oleh penulis yang lahir di Bandung pada tanggal 24 Februari 1985 ini bergenre horor.
Novel Hendrick menceritakan tentang masa ketika teman hantu Risa, Hendrick, masih hidup. Hendrick Konnings merupakan anak keturunan bangsa Netherland yang cukup disegani di Bandoeng, tempat tinggalnya. Hendrick menjadi anak yang dipuja di sekolah, karena tak hanya pintar namun juga tampan.
Semasa hidupnya, Hendrick bercerita jika ia mempunyai keluarga yang sangat bahagia. Mama yang sangat menyayanginya, Nina Roux, yang berasal dari Perancis dan juga Papa yang juga sangat menyayanginya, Jeremy Konnings, seorang peneliti yang berasal dari Netherland.
Sebelum memiliki Hendrick, keduanya sempat memiliki anak perempuan bernama Angelin. Namun sayang, Angelin meninggal saat masih bayi. Akhirnya kelahiran Hendrick menjadi suatu kebahagian bagi keluarga Konnings.
Hari pun berlalu, Hendrick tumbuh menjadi anak kebanggan kedua orang tuanya. Meskipun Hendrick anak yang manja dan banyak maunya, namun kedua orang tuanya sangat menyayanginya.
Hans merupakan teman dekat Hendrick. Di Bandoenglah mereka dipertemukan. Mereka menjadi teman dekat sesaat setelah Hendrick memanjat tangga di belakang rumahnya dan menemukan rumah Hans di sana. Setelah itu, Hendrick sering berkunjung ke rumah Hans untuk merasakan kue enak buatan Oma Hans.
Namun, hidup Hendrick mulai berubah ketika Helena datang ke kehidupan nya. Helena yang tampak sempurna langsung mendapat tempat di keluarga Konnings. Sejak saat itulah hidup Hendrick jadi berdinamika.
Perubahan hidup Hendrick berlanjut. Ketika Konnings sekeluarga dan Hans berlibur di dataran tinggi di Jawa Barat. Jeremy Konnings mengalami serangan jantung yang sangat tiba-tiba. Dan beberapa waktu kemudianAyah Konnings meninggal dunia. Nina Konnings yang dulu pernah mengalami depresi akut akibat meninggalnya Angelin, kini harus mengalaminya lagi.
Hendrick pun menjadi sasaran kemarahan ibunya. Walaupun menyakitkan baginya, Hendrick tetap bertahan karena pesan ayahnya sebelum meninggal. Ia tumbuh menjadi anak yang dewasa karena hal itu, tidak lagi manja. Pada akhirnya, ia harus meninggalkan dunia ini karena suatu penyakit yang langka dan masih dengan keadaan yang sangat merindukan ibunya.
     Novel ini adalah novel yang sangat menarik untuk dibaca. Meskipun alur berpindah-pindah dari masa lalu ke sekarang, lalu sebaliknya, tidak membuat pembaca bingung karena alur tertata dengan rapi. Seperti pada Bab “Anak Nakal yang Misterius” awalnya membahas tentang kesan Risa terhadap Hendrick, selanjutnya baru dipaparkan cerita tentang Hendrick. Hal menarik lainnya dari novel ini juga terletak pada cara Risa Saraswati menggambarkan tiap-tiap kejadian, sehingga pembaca dibuat seperti merasakan langsung kejadian-kejadian tersebut. Hal ini dapat ditemukan seperti saat Hendrick tidak diakui sebagai anak oleh ibunya.
Dalam novel ini cukup banyak ditemukan bahasa Belanda, seperti Inlander, Bandoengsche Kinine Fabriek.Namun sayang, tidak ada penerjamahan bahasa tersebut dalam novel ini. Jadi, pembaca tidak paham dengan kata-kata yang dimaksudkan.
Dilihat dari keseluruhan, novel ini sangat disarankan utuk dibaca. Dengan membaca novel ini, secara tidak langsung kita bisa belajar beberapa peristiwa sejarah yang terjadi di masa penjajahan dahulu.

















Penulis Resensi :
Nama               : Dhenok Putri Aprilianti
No. / Kelas      : 11 / XI MIA 2
Sekolah           : SMAN 1 Kepanjen


Resensi "Dear Heart, Why Him?"

Cinta Tahu Kemana Ia Harus Pulang
 


Judul                          : Dear Heart, Why Him?
Penulis                      : Haula S.
Penerbit                     : Bentang Belia
Kota Terbit               : Yogyakarta
Tahun Terbit            : November 2017
Jumlah Halaman     : viii + 252 halaman ; 20,8 cm
Genre                         : Fiksi
ISBN                          : 978-602-430-188-0
Harga                         : Rp 54.000

     Haula S. lahir di Mataram, 29 Maret 1998. Ia merupakan penulis wattpad dengan banyak pembaca setia yang selalu mengikuti karya-karyanya melalui akun @Haula_s. Pembaca setianya paling banyak adalah kalangan remaja, karena cerita-cerita yang ia upload paling banyak bertema teen fiction. Haula suka menulis sejak ia masih duduk di bangku SMP, hingga adanya wattpad membantu untuk menyalurkan hobinya sejak memasuki masa SMA. Novel Dear Heart, Why Him? ini adalah salah satu karya Haula yang diupload melalui akun @beliawrittingmarathon dan telah dibaca oleh lebih dari 11 juta kali oleh pembaca wattpad.
Novel Dear Heart, Why Him menceritakan kisah percintaan remaja SMA bernama Bela dan Dalvin. Awalnya mereka saling membenci hanya karena tempat parkir. Bela mengomel karena tidak terima dan semakin geram saat Dalvin berlalu begitu saja tanpa menghiraukannya. Suatu hari, Bela mengalami kecelakaan dan penolongnya adalah Dalvin. Selama dirawat di rumah saki, ia selalu mendapat kiriman bunga dari seseorang berinisial G. Nanda yang merupakan sahabat Bela meyakinkan bahwa pengirimnya adalah Dalvin, tetapi Bela tidak percaya.
Bela mendapatkan teman baru saat ia di rumah sakit, yaitu Kanya, tetangga kamarnya yang sedang mengidap sakit parah dan dokter cantik yang biasa ia panggil kak Jessie. Kanya adalah sahabat Dalvin dan Kanya sejak kecil, sedangkan kak Jessie adalah kakak kandung Dalvin. Bela menyukai Dalvin, tetapi ia tahu bahwa Dalvin menyukai Kanya sejak lama dan hati Kanya hanya untuk Laskar.
Kondisi Kanya semakin memburuk, hingga ia meninggal setelah menyampaikan perasaannya kepada Laskar. Saat mendengar kabar duka tersebut, Dalvin sangat terpukul dan mengurung dirinya sendiri. Bela sangat khawatir dan berencana bekerjasama dengan Laskar untuk membangkitkan semangat Dalvin. Akan tetapi, usaha Bela dan Laskar malah berujung kesalahpahaman Dalvin karena melihat mereka jalan berdua. Bela ingin menjelaskan, tetapi Dalvin tidak ingin mendengarkannya.
Keadaan berbalik, Bela membenci Dalvin dan Dalvin berusaha meminta maaf kepada Bela. Dalvin berusaha membuat kejutan untuk Bela dengan bantuan Nanda. Dalvin meminta maaf dan meminta Bela menjadi pendampingnya.
Novel ini sangat cocok untuk kalangan remaja. Karena novel ini mengangkat tema percintaan yang sering terjadi pada remaja-remaja jaman sekarang. Terbukti melalui alur ceritanya yang berawal saling membenci dan sering bertemu dengan tidak sengaja. Lalu  kisah persahabatan yang diuji karena cinta segitiga dan berakhir bahagia. Serta cerita yang membuat para pembaca baper dengan kata-kata, adegan, dan kisah-kisah yang terjadi dalam alurnya. Berdasarkan review dari para pembaca yang sangat menyukai novel karya Haula ini.
Akan tetapi, bahasa yang digunakan sedikit kurang baik, seperti 'Lo', 'Gue', dan kata umpatan seperti bahasa-bahasa yang kurang sopan. Karena mereka pasti akan berfikir bahwa lebih baik mengikuti jaman daripada membudayakan budaya sebdiri.
Novel Dear Heart, Why Him? sangat cocok untuk remaja-remaja yang sedang merasakan kasmaran.  Selain itu, pembaca bisa belajar bahwa suatu hal yang kita benci saat ini belum tentu akan kita benci untuk selamanya. Sama halnya dengan Bela dan Dalvin, awalnya mereka saling membenci, akan tetapi, keadaan berbalik dan pada akhirnya mereka saling mencintai. Pembaca juga bisa mendapatkan pelajaran bahwa hubungan persahabatan tidak akan hancur hanya karena seseorang yang spesial diantara mereka. Seperti Bella dan Nanda, meskipun Nanda sempat menghilang dari Bela setelah mereka mengetahui bahwa Josua –pacar Nanda– mencintai Bela, ternyata Nanda hanya membutuhkan waktu untuk menenangkan diri.

























Penulis Resensi :
Nama               : Dewi Rahmawati
No. / Kelas      : 10 / XI MIA 2
Sekolah           : SMAN 1 Kepanjen